Sebaran Jenis dan Kondisi Ekosistem Lamun di Pantai Ai Lemak, Sumbawa

Authors

  • Putri Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Agroindustri dan Sumber Daya Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Muh Fahruddin Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Agroindustri dan Sumber Daya Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.71024/bioindikator.2026.v3i1.337

Keywords:

Ekosistem, padang lamun, sebaran jenis, tutupan jenis

Abstract

Ekosistem lamun di Pantai Ai Lemak, Kabupaten Sumbawa memiliki fungsi ekologis yang sangat penting bagi biota laut, namun terus menghadapi ancaman degradasi akibat tingginya tekanan dari berbagai aktivitas antropogenik. Mengingat penelitian terdahulu masih sangat terbatas pada identifikasi awal dan kerapatan, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih komprehensif mengenai pola sebaran jenis serta evaluasi kondisi tutupan ekosistem lamun sebagai landasan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Pantai Ai Lemak dengan pengambilan data menggunakan metode transek garis tegak lurus dan transek kuadrat (ukuran 50 × 50 cm²) pada tiga stasiun pengamatan yang mewakili gradien habitat pesisir pada zona intertidal dekat mangrove (Stasiun 1), zona habitat lamun di Stasiun 2 dan berdekatan dengan zona habitat karang di stasiun 3. Hasil penelitian mengidentifikasi keberadaan tiga spesies lamun kunci di kawasan Indo-Pasifik, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea rotundata. Data menunjukkan adanya gradien peningkatan tutupan dari wilayah dekat pantai ke arah laut. Stasiun 1 sama sekali tidak memiliki tutupan lamun (0%) akibat karakteristik substrat yang kurang sesuai dan besarnya gangguan fisik. Stasiun 2 didominasi oleh spesies pionir C. rotundata dengan persentase sangat rendah (2,25%). Sebaliknya, tutupan tertinggi ditemukan di Stasiun 3 yang didominasi oleh E. acoroides (9,58%) dan T. hemprichii (8,33%) karena substratnya jauh lebih stabil. Sebagai simpulan, kondisi ekosistem padang lamun di Pantai Ai Lemak saat ini diklasifikasikan dalam kategori miskin (total tutupan <10%), sehingga sangat membutuhkan langkah-langkah rehabilitasi dan pengelolaan mitigasi untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambo-Rappe, R. (2016). Differences in richness and abundance of species assemblages in tropical seagrass beds of different structural complexity. Journal of Environmental Science and Technology, 9(3), 246-256. https://scialert.net/abstract/?doi=jest.2016.246.256

Basri, M., Bahar, D. Y., & Yolanda, M. (2020). Karakteristik Morfologi Lamun Thalassodendron ciliatum (Forsskal) Hartog 1970 (Kelas: Magnoliopsida, Famili: Cymodoceaceae) Berdasarkan Tipe Substrat di Perairan Pantai Timur Kabupaten Bulukumba. Jurnal Kelautan Tropis, 23(1), 85-97.

Dhama, M. A., Akhhila, N., Saputra, M. S. D., Putra, M. R. P., & Simangunsong, T. (2023). Peranan padang lamun dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dangkal. Maiyah, 2(4), 337-348.

Fahruddin, M., Prihatini, A., & Jondani, D. R. (2024). Jenis dan kerapatan lamun di Pantai Ai Lemak Kabupaten Sumbawa. Jurnal Perikanan Terapan, 1(1), 24–28.

Fortes, M. D., Ooi, J. L. S., Tan, Y. M., Prathep, A., Bujang, J. S., & Yaakub, S. N. (2018). Seagrass in Southeast Asia: a review of status and knowledge gaps, and a road map for conservation, 16(3), 269-288. https://doi.org/10.1515/bot-2018-0008.

Hernawan, U. E., Sjafrie, N. D. M., Supriyadi, I. H., Suyarso., Iswari, M. Y., Anggraini, K., & Rahmat. (2021). Status Padang Lamun Indonesia. Pusat Penelitian Oseanografi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta

Hernawan, U.E., Rahmawati, S., Ambo-Rappe, R., Sjafrie, N.D.M., Hadiyanto, H., Yusup, D.S., Nugraha, A.H., La Nafie, Y.A., Adi, W., Prayudha, B., Irawan, A., Rahayu,Y.P., Ningsih, E., Ritniasih, I., Supriadi, I.H., & McMahon, K., 2021. The First Nation-Weed Assessment Identifies Valuable Blue-Carbon Seagrass Habitat In Indonesia Is In Moderate Condition. Science of the Total Environment, 634:279-86

Isnaini, I., & Aryawati, R. (2023). Kerapatan lamun dan hubungan dengan parameter lingkungan di perairan pesisir Teluk Lampung. Buletin Oseanografi Marina, 12(3), 331-339.

Malensang, J., Mege, R. A., & Manampiring, N. (2025). Keanekaragaman Echinodermata dan Hubungannya dengan Komposisi Lamun pada Zona Intertidal Pantai Kiama, Sulawesi Utara. Switch: Jurnal Sains dan Teknologi Informasi, 3(5), 20-43.

McKenzie, L. J., Yoshida, R. L., et al. (2020). Seagrass ecosystem monitoring and management in the Indo-Pacific. Frontiers in Marine Science, 7, 773.

Nordlund, L. M., Koch, E. W., Barbier, E. B., & Creed, J. C. (2018). Seagrass ecosystem services and their variability across genera and geographical regions. PLoS ONE, 13(10), e0204762.

Nugraha, A.H., Srimariana, E.S., Jaya, I., & Kawaroe, M., 2019. Struktur Ekosistem Lamun di Desa Teluk Bakau, Pesisir Bintan Timur, Indonesia. Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 8(2):87-96.

Rahman, I., Wahyudi, R., Nuryadin, R., Amir, S., Astriana, B. H., Robbani, F. F., & Puna, S. H. (2026). Rehabilitasi Ekosistem Padang Lamun Melalui Program Transplantasi Menggunakan Metode Terfs, Plugs, Dan Anchor Di Pantai Pandanan, Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pepadu, 7(1), 142-151.

Rahmawati, S, Irawan, A, Supriyadi, I.H., Azkab, M.H. (2014). Panduan Monitoring Padang Lamun. Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI., 14430. 21 hal.

Riniatsih, I., Ambariyanto, A., & Yudiati, E. (2021). Keterkaitan megabentos yang berasosiasi dengan padang lamun terhadap karakteristik lingkungan di Perairan Jepara. Jurnal Kelautan Tropis, 24(2), 237-246.

Short, F. T., Kosten, S., Morgan, P. A., Malone, S., & Moore, G. E. (2018). Impacts of climate change on seagrasses. Aquatic Botany, 151, 3–11.

Unsworth, R. K. F., Nordlund, L. M., & Cullen-Unsworth, L. C. (2019). Seagrass meadows support global fisheries production. Conservation Letters, 12(1), e12566.

Waycott, M., Duarte, C. M., et al. (2015). Accelerating loss of seagrasses across the globe. Proceedings of the National Academy of Sciences, 106(30), 12377–12381.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Putri, & Fahruddin, M. (2026). Sebaran Jenis dan Kondisi Ekosistem Lamun di Pantai Ai Lemak, Sumbawa. Bioindikator: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 3(1), 33-38. https://doi.org/10.71024/bioindikator.2026.v3i1.337

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>